Sebagai salah satu langkah antisipasi dan peningkatan kewaspadaan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meliburkan anak sekolah selama 14 hari sejak tanggal 20 Maret sampai 3 April 2020.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Bupati Paluta nomor 360/1447/2020 tentang peningkatan kewaspadaan Corona virus Deseas (Covid – 19).

Dalam surat edaran itu, siswa yang diliburkan yakni tingkat PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs selama 14 hari ke depan dan selanjutnya akan ditinjau kembali sesuai dengan informasi perkembangan covid-19.

Bupati Paluta Andar Amin Harahap SSTP MSi menyampaikan, saat ini kondisi di Paluta dalam keadaan waspada terhadap penyebaran virus Corona.

“Kita sudah membentuk tim terpadu dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di daerah Kabupaten Paluta,” ujarnya.

Lanjut Bupati, dalam surat edaran yang dikeluarkan tersebut tidak hanya himbauan untuk libur sekolah, namun juga dihimbau kepada instansi supaya tidak harus melakukan upacara, apel pagi/sore, dan senam kesegaran jasmani.

Kemudian, menunda dan membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak serta mengurangi aktifitas ditempat umum dan keramaian.

Sedangkan, langkah-langkah yang dilakukan yakni koordinasi dengan seluruh lintas sektoral baik lingkungan OPD dan instansi vertikal yang ada di Paluta.

“Diharapkan segera melaporkan dan mengkoordinasikan ke puskesmas, RSUD, Dinas Kesehatan dan posko tim terpadu jika terdapat tanda-tanda orang dengan gejala covid-19 dilingkungan sekitar tempat tinggal atau tempat kerja,” ungkap Bupati.

Untuk diketahui, didalam surat edaran tersebut juga menjaga ketenanangan, ketertiban dan tidak panik tetapi tetap waspada serta tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan yang dapat mengakibatkan kelangkaan barang.Kemudian, berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan menyediakan pembersih tangan (hand sanitizer) ditempat kerja masing-masing sehingga dapat dimanfaatkan setiap pegawai dan tamu untuk membersihkan tangan.